Minggu, 06 Mei 2012

Manusia dan penderitaan

Pengertian penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita itu juga berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya itu menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat menjadi penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan juga termasuk realita manusia dan dunia. kelompok penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan seseorang juga menentukan berat-tidaknya kelompok penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan semangat untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kesuksesan dan kebahagiaan.




Kekalutan Mental

Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi permasalahan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.


Gejala Seseorang yang Mengalami Kekalutan Mental

  • terlihat pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
  • Terlihat pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, gampang marah

Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan

  • Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmana maupun rokhani
  • Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
  • Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan

Sebab-sebab timbulnya Kekalutan Mental

  • Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
  • Terjadinya permasalahan sosial budaya
  • Cara pembentukan batin yang salah dengan mengasih reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Sumber

id.wikipedia.org
kamusbahasaindonesia.org
www.elearning.gunadarma.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;